Japanesse Cheese Cake

Lembut seperti kapas dan rasa keju yang light. Hemat cream cheese sehingga gak nyeremin amat buat yang baru bikin. Kalau gagal, ya, gak sampai nangis meraung-raung lah. Secara, cream cheese kan maharani 😀

responsive

Bahan untuk membuat Japanesse Cheese Cake

  • 250 gram Cream Cheese (Krim Keju)
  • 60 gram Mentega Tawar
  • 120 gram Dairy Whip Cream
  • 50 gram Tepung Terigu Protein Sedang
  • 50 gram Tepung Maizena
  • 3 butir Kuning Telur
  • 1 butir Telur Ayam
  • 2 sendok makan Jeruk Lemon
  • 5 butir Putih Telur
  • 1/8 gram Garam
  • 125 gram Gula Pasir
  • 1 sendok makan Air Jeruk Lemon

Cara Membuat Japanesse Cheese Cake

  1. Siapkan loyang bongkar pasang ukuran 22 cm, alas dengan kertas roti dan olesi dengan margarin, tipis saja, sisihkan. + Tinggalkan pesan Batal
  2. Panaskan oven pada suhu 150 derajat celcius. + Tinggalkan pesan Batal
  3. Masukkan cream cheese, mentega tawar, dan whip cream ke dalam satu wadah, panaskan, aduk hingga lembut. Tambahkan tepung terigu dan tepung maizena sambil diayak, aduk rata. Masukkan kuning telur dan telur utuh, aduk rata. Tambahkan parutan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan. + Tinggalkan pesan Batal
  4. Kocok putih telur dan garam hingga berbusa, masukkan garam dan air jeruk lemon, kocok hingga soft peak (putih telur membentuk kerucut tumpul ketika diangkat) + Tinggalkan pesan Batal
  5. Masukkan 1/3 bagian putih telur ke dalam adonan cream cheese, aduk rata. + Tinggalkan pesan Batal
  6. Masukkan adonan cream cheese ke dalam putih telur, aduk rata. + Tinggalkan pesan Batal
  7. Tuang ke dalam loyang, ratakan. Panggang dengan teknik au bain marie selama kurang lebih 70-90 menit. Tergantung oven. + Tinggalkan pesan Batal
  8. Note:
    1. Tanda matangnya adalah permukaan cheese cake berubah menjadi berwarna kuning keemasan;
    2. Au bain marie adalah teknik pemanggangan dengan menggunakan dua buah loyang, satu loyang berisi adonan cake dan 1 loyang (yang lebih besar) berisi air. Loyang yang berisi adonan di letakkan di dalam loyang yang berisi air; 3. Air di dalam loyang jangan lebih dari 1/3 tinggi loyang adonan; 4. Jangan sampai kehabisan air pada saat memanggang. Jika ingin menambahkan air ketika proses pemanggangan, tambahkan air panas; 5. Untuk mengantisipasi merembesnya air ke dalam loyang adonan, lapisi loyang dengan alumunium foil hingga 3 lapis. + Tinggalkan pesan Batal
  9. Bisa menambahkan glaze atau dihias jika suka setelah cake dingin. + Tinggalkan pesan Batal

responsive

Menulis seputar resep dan info kuliner cukup menyenangkan. Selain menambah wawasan pribadi, juga bisa sambil berbagi :)

Tags:
responsive

You May Also Like