Wajib Baca, Agar Tidak Terkena Kanker Saat Makan Mie Instan

mie goreng

Apa iya makan mie instan bisa bikin kanker? Seiring kesini produksi mie instan sedikit demi sedikit mengalami perubahan. Agar produk awet dan membentuk mie yang sempurna, maka ditambahkanlah dengan zat-zat kimia dalam pembuatannya.

Masalahnya, Apakah dengan menambahkan zat-zat kimia tersebut membuat mie instan aman untuk dikonsumsi?

Meskipun diklaim tidak berbahaya bagi tubuh, secara umum terdapat 7 komponen dalam mie isntan, termasuk bahan pengawet, zat pewarna dan antioksidan dalam pembuatannya. Seperti dilansir konsultasisyariah.com, ada dua pertimbangan utama dalam menilai konsumsi mie isntan dari sudut pandang kesehatan:

  • Mie instan utamanya mengandung karbohidrat dan lemak, dengan sedikit protein, serat dan vitamin, serta kadar natrium (garam) yang cukup tinggi. Konsumsi karbohidrat dalam jumlah berlebih pada akhirnya akan diubah menjadi lemak dalam tubuh, sehingga meningkatkan berat badan. Belum lagi jika mie dikonsumsi bersama nasi sebagai makanan pokok di negara kita. Meskipun penambahan sayuran dapat menambah gizi, namun tidak dapat menetralisir dampak kelebihan karbohidrat.

Kadar garam yang cukup tinggi dibanding rekomendasi garam harian juga menjadi pertimbangan serius, mengingat dalam setiap harinya, konsumsi garam tentu tidak hanya berasal dari mie isntan saja.

  • Adanya penyedap rasa atau monosodium glutamat (MSG) juga menjadi perhatian banyak kalangan. Meskipun pada dasarnya MSG dikategorikan sebagai zat yang aman dikonsumsi dalam batas normal, sebagaimana dalam sebungkusmie isntan, sejumlah orang mengeluhkan gangguan seperti pusing, mual, muntah jika mengkonsumsi MSG.

Berdasarkan dua poin diatas, dapat kita simpulkan bahwa konsumsi mie isntan dalam jumlah sedikit, dan hanya sewaktu-waktu, misalnya 2-3 hari sekali, masih aman bagi kesehatan, kecuali bagi mereka yang tidak dapat mentolerir MSG.

Tentunya dengan menimbang asupan makanan dan minuman lain disamping mie tersebut. Lebih baik lagi jika Saudara lebih mengutamakan konsumsi makanan segar dibanding sajian instan.

Cara Mengolah/Memasak Mie Instan Secara Sehat:

  • Panaskan dua gelas air sampai mendidih dalam panci.

Setelah benar-benar mendidih, masukkan mie isntanke dalam panci dan aduk terus selama 90 detik. Ini untuk membuat zat-zat kimia dalam mie isntan seperti zat lilin, bahan pengawet dan zat pewarna terlepas dari mie. Ambil mie yang telah diaduk, sementara air rebusan yang berwarna kekuningan tadi dibuang? karena mengandung zat-zat kimia yang berasal dari mie.

Panaskan lagi dua gelas air sampai mendidih, kemudian masukkan kembali mie sebelumnya, dan aduk lagi selama 90 detik agar zat kimia yang tersisa benar-benar hilang.

  • Angkat kembali mie, dan buang air rebusannya.

Jika pembaca memasak mie goreng, mie dapat langsung dicampurkan dengan bumbu-bumbunya untuk kemudian disajikan. Sementara bila yang dimasak oleh pembaca adalah mie rebus, maka masukkan mie tadi dalam mangkuk kemudian beri air panas dari termos secukupnya, kemudian campurkan dengan bumbu-bumbu sebelum disajikan.

  • Perlu diingat, untuk menjalani cara mengkonsumsi mie isntan secara sehat, pembaca jangan memasak mie bersama bumbunya.

Bumbu untuk mie isntan umumnya mengandung MSG, sehingga berpotensi menjadi karsinogen pembawa kanker jika dimasak dalam suhu di atas 120 derajat Celcius.

Bagi Anda yang mengidap darah tinggi, sebaiknya jangan gunakan bumbu yang terdapat dalam mie isntan, karena akan meningkatkan tekanan darah tinggi? hampir sama seperti bila mengkonsumsi ikan asin.

Mie instan juga sebaiknya dihindari oleh Anda yang menderita gangguan lambung, karena makanan ini mengandung ragi yang akan menambah gas di lambung, dan menyebabkan kumatnya penyakit. dan Jika ingin aman dari penyakit yang ditimbulkan setelah makan mie instan sebaiknya Anda mengonsumsinya dengan memperhatikan poin-poin di atas. Semoga bermanfaat 🙂