Mau Awet Muda? Berhenti Minum Soda

131216161138-diet-soda-1-horizontal-large-gallery

Bukan hanya berperan besar sebagai penyebab masalah obesitas atau kegemukan saja, minuman soda juga memiliki sisi buruk lain yang bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan. Jadi Banyak manfaat kesehatan apabila Anda berhenti mengonsumsi soda. Karena kita tahu bahwa soda sangat berbahaya bagi kesehatan, banyak penyakit yang ditimbulkan bila mengonsumsi minuman berkarbonasi ini.

Seperti dilansir di laman Yahoo Kamis (27/8) berikut manfaat bagi tubuh Anda ketika berhenti minum soda.

  • Tidak mudah lapar

Meskipun Soda di dalam minuman Coke mengandung banyak kalori yang dapat membuat kenyang si peminum, namun soda yang terlalu sering diminum tidak baik untuk kesehatan. Pemanis buatan memang mempengaruhi kita akan cepat merasa kenyang. Namun, harus Anda ketahui pemanis buatan mengandung zat 4000 sampai 8000 zat yang lebih bahaya dibandingkan gula. Pemanis buatan juga bisa membuat yang mengonsumsi akan cepat lapar. Maka berhentilah minum soda mulai dari sekarang.

  • Terlihat awet muda

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Public Health menemukan bahwa mengonsumsi soda yang berlebihan dapat menyebabkan penuaan dini dan mengakibatkan banyak penyakit bagi tubuh . Temuan ini menunjukkan bahwa soda dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, gula manis soda meningkatkan sel penuaan dini yang sama seperti rokok.

  • Tulang menjadi lebih kuat

Berhenti minum soda bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan tulang dan menurunkan risiko patah tulang. Ada temuan lain bahwa wanita yang lebih tua minum soda memiliki kepadatan mineral tulang lebih rendah pada pinggul mereka. Kebiasaan minum soda dapat melemahkan kesehatan tulang Anda.

  • Tidak mudah sakit

zKeasaman dalam soda tidak baik bagi sistem pencernaan, mengikis enamel gigi dan masih banyak bahaya lainnya. “Para peneliti menemukan bahwa pemanis buatan dapat mempengaruhi kesehatan usus, yang dapat mempengaruhi tidak seimbangnya kadar gula darah dalam mengatur berat badan dan sistem kekebalan tubuh tidak bekerja secara maksimal,” kata Smith. Bahkan, setiap 5 persen dari kalori yang Anda konsumsi dari pemanis buatan memiliki risiko diabetes meningkat 18 persen. Dengan berhenti mengonsumsi soda Anda tidak mudah terserang penyakit karena sistem kekebalan tubuh bekerja secara optimal.